saya nggak ngerti. saya nyasar di pikiran saya sendiri.
saya bingung sama jalan pikiran saya.
saya mencari siapa yang bisa disalahakan.
tapi akhirnya, memang saya yang salah
kenyataan macam drama seperti ini, bikin saya sakit kepala
yasmin yasmin yasmin yasmin yasmin dibanting sekali
anda membuang waktu 5 menit untuk membaca ini. Scroll down.
Belum pernah dikasih seperti ini. Saya shock sendiri. Itu adalah sesuatu yang lumayan menohok buat saya. apalagi mbak Yani yang selalu mendatangi saya tiap malam,memberi uang sebagai jaminan kamarnya tetap menjadi miliknya. (oke kalimat terakhir ini mbak ria yang nulis -__-)
Mulai hari ini tidak akan bersinggungan dengan itu lagi. Saya selalu bilang seperti ini. Tapi saya sudah bosan. Bosan dengan penyesalan saya kyaaaaaaa. Goodluck yasmin. Get you best luck.
Itu sesuatu yang kompleks. Yang sanggup membawa saya ke arah yang tidak jelas. Sesuatu yang saya sangat tidak suka, ingin pergi jauh jauh, ingin ke luar negeri adalah itu. Karena eksistensi itu maka saya harus menghilangkan eksistensi diri saya dari muka bumi. Saya tidak baik-baik saja, saya tau. Saya hampir selalu tau kalau saya tidak baik baik saja. Dan itu, semakin membuat saya tidak baik baik saja.
Saya yang sering bilang akan jauh jauh dari hal seperti itu, semakin hari malah semakin menidakjelaskan membuyarkan pandangan saya sendiri tentang itu. Melihat ada sesuatu yang lain, sebuah kesamaan, mungkin itu saat puncak ketika saya ingin menghilang.
well, you wasted your time for reading this nonsense. I’ve warned you.
nggak kok, saya nggak emosi. ini kali ya yang disebut the-galau-side-of-me. Be strong